Rabu, 30 Juli 2014

Daftar negara bebas Visa untuk WNI

Dikutip dari http://easytravel.co.id, berikut adalah daftar negara bebas visa untuk WNI;

Asia
  1. Malaysia: 30 hari
  2. Filipina: 21 hari
  3. Singapore: 30 hari
  4. Thailand: 30 hari
  5. Vietnam: 30 hari
  6. Kamboja: 30 hari
  7. Brunei: 14 hari
  8. Laos: 30 hari
  9. Macau: 30 hari
  10. Hongkong: 30 hari
  11. Maladewa: 30 hari
Afrika
  1. Gambia: 90 Hari
  2. Maroko: 3 Bulan
  3. Seychelles: 1 Bulan
Oceania
  1. Cook Islands: 31 Hari
  2. Mikronesia: 30 Hari
  3. Samoa: 30 Hari
Amerika
  1. Bermuda: 6 Bulan
  2. Chile: 90 Hari
  3. Kolombia: 90 Hari
  4. Dominika: 21 Hari
  5. Ekuador: 90 Hari
  6. Haiti: 3 Bulan
  7. Peru: 90 Hari
  8. Saint Vincent & the Grenadines: 1 Bulan
Selain negara bebas visa, ezytravelers juga diberi kemudahan dengan akses visa on arrival dari negara-negara berikut:
Asia
  1. Timor Leste: 30 hari
  2. India: 30 hari
  3. Iran: 2 minggu
  4. Yordania: 1 bulan
  5. Kyrgyzstan: 30 hari
  6. Nepal: 90 hari
  7. Oman: 1 bulan
  8. Sri Lanka: 30 hari
  9. Tajikistan: 45 hari
Amerika
  1. Nikaragua: 90 hari
  2. Montserrat: 90 hari
Oceania
  1. Fiji: 4 bulan
  2. Niue: 30 hari
  3. Palau: 30 hari
  4. Papua New Guinea: 60 hari
  5. Tuvalu: 1 bulan
Afrika
  1. Burundi: 1 bulan
  2. Comoros: 90 hari
  3. Djibouti: 1 bulan
  4. Ethiopia
  5. Guinea-bissau: 90 hari
  6. Kenya: 3 bulan
  7. Madagaskar: 30 hari
  8. Mozambik: 30 hari
  9. Zimbabwe: 3 bulan
Eropa
  1. Armenia: 120 hari
  2. Georgia: 30 hari
  3. Turki: 30 hari

Selasa, 22 Juli 2014

Manangani input pada Android View

Post ini dalam rangka :D melanjutkan post terdahulu, yaitu menggambar pada Android View.
Pastikan Anda sudah menguasai atau membuat project tersebut untuk melanjutkan pada bagian ini.

Berikut adalah cara menangani input pada Android View.

[....] Sambungan dari Menggambar pada Android View

1. Tambahkan method onTouchEvent pada MyView

public boolean onTouchEvent(MotionEvent event) {
    int eventaction = event.getAction();
    int X = (int) event.getX(); //tangkap koordinat X pada saat layar disentuh
    int Y = (int) event.getY(); //tangkap koordinat Y pada saat layar disentuh
  
    switch(eventaction) {
        case MotionEvent.ACTION_DOWN:
     break;
   
        case MotionEvent.ACTION_MOVE:
     break;
    
        case MotionEvent.ACTION_UP:
     break;
    }
    invalidate();
    return true;
}

Sebenarnya skeleton dari onTouchEvent adalah hal ini. Anda bisa copy paste pada setiap project yang Anda buat.

2. Sekarang tambahka beberapa variabel agar lingkaran hijau dapat bergerak sesuai dengan event yang kita inginkan

public boolean onTouchEvent(MotionEvent event) {
    int eventaction = event.getAction();
    int X = (int) event.getX(); //tangkap koordinat X pada saat layar disentuh
    int Y = (int) event.getY(); //tangkap koordinat Y pada saat layar disentuh
  
    switch(eventaction) {
        case MotionEvent.ACTION_DOWN:
            break;
   
        case MotionEvent.ACTION_MOVE:
            circleX = X;
            circleY = Y;
            break;
    
        case MotionEvent.ACTION_UP:
            break;
    }
    invalidate();
    return true;
}

Pada contoh diatas, kita menempatkan posisi lingkaran hijau pada event ACTION_MOVE sehingga lingkaran ikut bergerak kemanapun jari kita bergerak pada layar.


Menggambar pada Android View

Berikut saya akan menjelaskan cara menggambar pada Android View

1. Siapkan IDE Anda, :D

2. Buat project Android

3. Beri nama AplikasiView dan package:
com.nitza.aplikasiview


4. Buat sebuah kelas MyView dengan extends View. Berikut adalah script-nya;

package com.nitza.aplikasiview;

import android.content.Context;
import android.view.View;

public class MyView extends View {
 
    public MyView(Context context) {
        super(context);
    }
}



5. Sekarang kita akan menggambar pada kelas view tersebut dengan fungsi circle

6. Persiapkan variabel-variabel untuk menggambar dan sisipkan diantara public class MyView dan public MyView
private Paint greenPaint;
private int circleX;
private int circleY;
private float radius;

7. Tambahkan nilai variabel untuk menggambar dan funsi onDraw
package com.nitza.aplikasiview;

import android.content.Context;
import android.graphics.Canvas;
import android.graphics.Color;
import android.graphics.Paint;
import android.view.View;

public class MyView extends View {
 
    private Paint greenPaint;
    private int circleX;
    private int circleY;
    private float radius;
 
    public MyView(Context context) {
        super(context);
        greenPaint = new Paint();
        greenPaint.setAntiAlias(true);
        greenPaint.setColor(Color.GREEN);
        circleX = 100;
        circleY = 100;
        radius = 30;
    }
 
    @Override
    public void onDraw(Canvas canvas) {
        canvas.drawCircle(circleX, circleY, radius, greenPaint);
    }
}

8. Modifikasi MainActivity yang dibuat secara otomatis oleh IDE dan panggil myView.
package com.nitza.aplikasiview;

import android.support.v7.app.Activity;

import android.os.Bundle;

public class MainActivity extends Activity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
     super.onCreate(savedInstanceState);
  
     MyView myView = new MyView(this);
     setContentView(myView);
  
    }
}

9. Jalankan aplikasi sebagai Android Application dan akan terlihat seperti berikut


Senin, 07 Juli 2014

How to Install Apache Tomcat 8 Web Server in Ubuntu

If you use a java web application, then you need The Apache Tomcat to run your application. In this case, I will show you how to setup on Ubuntu with default port 8080.

(1) Before We begin, we have to make sure if java is installed or not.

$ java -version
java version "1.8.0_05"
Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.8.0_05-b13)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 25.5-b02, mixed mode)



If you see The message like above you can continue. If you don't, you need to download and install from this source or you can follow my tutorial here.

(2) Download the latest Apache Tomcat from http://tomcat.apache.org/download-80.cgi.


(3) Extract using this command:

$ tar xvzf apache-tomcat-8.0.9.tar.gz


(4) Move to the share folder with this command:

$ sudo mv apache-tomcat-8.0.9/ /usr/share/tomcat8



(5) Start The Tomcat 8

$ cd /usr/share/tomcat8/bin
$ ./startup.sh

You can ascertain whether The Tomcat is active or not by visiting http://localhost:8080/ from your local computer or http://ip-address:8080/ from remote computer. And you should see the page like below



(6)  Set up users

$ sudo nano /usr/share/tomcat8/conf/tomcat-users.xml

//in your nano
<role rolename="manager-gui" />
<user username="root" password="password" roles="manager-gui"/>

And now, if you visit http://localhost:8080/manager/html you will be asked username and password. Once you logged in, you will see like below




Now you have successfully setup Tomcat 8. :)

Just note about starting-up Tomcat 8;
*) Please wait about 10 minutes because Tomcat 8 takes long time to boot. If you see blank page until you wait about 10 minutes, I am sure you have a problem and you need to start it manually or try to find out the solution.
*) If you need to boot your Tomcat faster, please read this. I haven't yet explore The link, so I can't tell you.




Kamis, 03 Juli 2014

Tidy your html with PHP Tidy

You don't want to show the ugly page, right. This can be lead by unclosed html tag. I bet, this happens when You let the user input some text into your page.

By that case, you can fix your page by using tidy class in PHP.

Follow this to fix your page;

By default, php is not including tidy class. So you need to install it first by using this syntac;
sudo apt-get install php5-tidy

Restart your Apache service
sudo service apache2 restart

Now, you can use tidy class;
tidy_repair_string($string);

For more detail, you can visit
http://php.net/manual/en/book.tidy.php

Selasa, 01 Juli 2014

Including JSP file/page dengan Spring MVC

Saya sering menulis tentang topik-topik sederhana. Topik ini biasa saya dapatkan ketika saya sedang menulis kode program. Walaupun saya sudah lama mengetahui kode/metode/snippet yang saya tulis, baru sebulan belakangan saya aktif menulis di blog karena saya setiap hari beraktivitas pada dunia open source dan saya rasa ingin berbagi dengan komunitas.

Saya juga jarang membahas topik dengan tulisan yang panjang karena saya 'rajin koding' (sibuk) dan cenderung kurang suka menulis karangan indah.

Yap... intronya sudah selesai. Sore ini saya akan membahas tentang include file pada file JSP Spring MVC. Mm... atau mungkin pada framework java web lainnya. 

Sebenarnya inti post nya tidaklah rumit dan panjang. Ini hanya mengingatkan teman-teman dan saya yang sedang bermain-main dengan JSP bahwa ada metode yang sangat gampang untuk memasukkan sebuah file kedalam file lainnya. Kasus ini mungkin diperlukan untuk membuat reusable code, seperti membuat header, menu dan lain-lain.

Berikut adalah 2 cara include file pada JSP;

(1) Include file static. 
<%@ include file="../header.jsp" %>

Perlu diingat bahwa penggunaan path yang digunakan harus benar. Cara ini tidak diperkenankan menambahkan parameter kedalamnya, seperti;
<%@ include file="../header.jsp?id=1" %> <!-- SALAH! -->


(2) Include page.
<jsp:include page="/header?id=1" />

Catatan: pada cara ke 2 ini, jika menggunakan eclipse akan muncul pesan error. Abaikan saja pesan tersebut karena tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap aplikasi.
Cara kedua lebih asik digunakan karena kita bisa menambahkan parameter sehingga 'lebih reusable lagi'.